Politik terdesak Nurul Izzah: Di mana integriti dan prinsip?



Oleh: Dr. Kamarul Yusoff

Betullah kata orang bahawa politik adalah seni yang memungkinkan segalanya ("politics is the art of the possible").

Tidak sampai dua tahun yang lalu, pada 15 April 2016, Naib Presiden PKR, Nurul Izzah Anwar, dipetik oleh portal berita Malaysia Kini sebagai berkata "Mahathir Diktator - Tak Boleh Tentukan Masa Depan Negara".

Semalam, 19 Januari 2018, Naib Presiden PKR, Nurul Izzah Anwar, yang sama jugalah yang dipetik oleh portal berita Sinar Harian Online sebagai berkata "Pemilihan Tun M Sebagai Perdana Menteri Tepat".



Betullah juga kata orang bahawa kata-kata itu murah ("talk is cheap"), dan bila kata-kata yang murah ini dilontarkan oleh seorang pemimpin politik pelapis PKR, yang dilaung-laungkan sebagai kononnya berintegriti dan berprinsip, bagaimanakah agaknya masa depan PKR.
Labels:
Reactions:

Post a Comment

[blogger]

1Media.My

{facebook#facebook.com/1mediaonline} {twitter#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {google-plus#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {pinterest#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {youtube#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL} {instagram#YOUR_SOCIAL_PROFILE_URL}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget